Mashersam mBlog'S

Negara, Republik, Hidup, Tumpah darah, Persatuan, Kesatuan,->,Indonesia 100% Twitterologi, facebookologi, Googler, ->,Islam

Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Kebutuhan Makanan Sehat yang disarankan, Khususnya Gula


Batas konsumsi gula, garam, dan lemak yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan RI (Kemkes) per orang per hari yaitu 50 gram (4 sendok makan) gula, 2000 miligram natrium/sodium atau 5 gram garam (1 sendok teh), dan untuk lemak hanya 67 gram (5 sendok makan minyak). Untuk memudahkan, rumusannya adalah G4 G1 L5. Kasubdit Bina Konsumsi Makanan Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemkes RI Pudjo Hartono menjelaskan, gula merupakan salah satu sumber energi yang dibutuhkan manusia. Namun, jika berlebihan, gula dapat menyebabkan obesitas dan diabetes tipe 2.

“Gula alami juga terkandung dalam buah-buahan segar. Jadi sebenarnya kita tidak perlu tambahan gula lagi,” terang Pudjo.
Sementara itu, garam mengandung natrium dan sodium. Garam dalam jumlah sedikit dibutuhkan untuk mengatur kandungan air dalam tubuh. Jika berlebihan, garam dapat menyebabkan hipertensi hingga stroke. Contoh makanan yang mengandung garam yaitu dalam 1 sendok makan kecap terdapat ¼ sendok teh garam dan dalam 1 bungkus mie instan mengandung sekitar ¾ sendok teh garam.
Sedangkan lemak, juga diperlukan dalam tubuh sebagai cadangan energi. Lemak berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga kanker. Lemak dapat berbentuk padar dan cair (minyak). Lemak pun banyak ditemui pada makanan yang digoreng. Misalnya, dalam 1 potong ayam goring tepung, mengandung sekitar 2 sendok makan minyak.

Indeks Glikemik digunakan sebagai patokan untuk makanan yang mengandung gula, terdapat ukuran yang dijadikan suatu makanan mengandung glukosa tinggi, sedang, rendah atau sangat rendah.

Indeks Glikemik Sangat Rendah
Indeks glikemik disebut sangat rendah bila suatu makanan tidak memiliki efek sama sekali terhadap kadar gula darah anda (indeks glikemik 0) dan hanya mengandung kurang dari 5 gram karbohidrat sederhana atau bila suatu makanan memiliki indeks glikemik kurang dari 20 dan mengandung kurang dari 7 gram karbohidrat sederhana.
Indeks Glikemik Rendah
Indeks glikemik disebut rendah bila suatu makanan memiliki indeks glikemik kurang dari atau sama dengan 55 atau bila kadar karbohidrat sederhana di dalam makanan tersebut lebih dari 5 gram tetapi kurang dari atau sama dengan 12 gram.
Indeks Glikemik Sedang
Indeks glikemik disebut sedang bila suatu makanan memiliki indeks glikemik antara 56-69.
Indeks Glikemik Tinggi
Indeks glikemik disebut tinggi bila suatu makanan memiliki indeks glikemik lebih dari atau sama dengan 70.
Jumlah karbohidrat sederhana suatu makanan adalah hasil pengurangan jumlah karbohidrat total dengan jumlah serat di dalam suatu makanan. Karbohidrat sederhana merupakan karbohidrat yang mudah dicerna oleh tubuh, yang berpengaruh cukup besar terhadap kadar gula darah anda.
Nilai indeks glikemik suatu makanan ditentukan dengan cara mengukur kadar gula darah anda 2 jam setelah mengkonsumsi suatu makanan, yang kemudian akan dibandingkan dengan kadar gula darah 2 jam setelah mengkonsumsi roti putih atau gula pasir.

Berbagai Jenis Makanan Dengan Nilai Indeks Glikemik Sangat Rendah
Berbagai jenis makanan dengan nilai indeks glikemik yang sangat rendah adalah:
•  Sayuran, seperti asparagus, paprika, bokchoy, brokoli, sawi, kol, kembang kol, seledri, timun, adas, kacang hijau, berbagai jenis jamur, zaitun, minyak zaitun, berbagai jenis selada, bayam, tomat, dan lobak hijau
•  Buah-buahan, seperti alpukat
•  Kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti kacang kedelai, tahu, tempe, dan biji wijen
•  Makanan laut, seperti ikan kod, ikan salmon, ikan sarden, ikan tuna, dan udang
•  Daging, seperti daging sapi pemakan rumput, ayam kampung, domba pemakan rumput, dan ayam kalkun
•  Rempah-rempah, seperti lada hitam, cabe rawit, cabe merah, daun ketumbar, kayu manis, cengkih, jintan, jahe, biji sesawi, oregano, parsley, daun mint, dan kunyit
Berbagai Jenis Makanan Dengan Nilai Indeks Glikemik Rendah
Berbagai jenis makanan dengan nilai indeks glikemik yang rendah adalah:
•  Sayuran, seperti wortel, terong, bawang putih, kacang polong, dan bawang bombay
•  Buah-buahan, seperti apel, pisang, blueberi, cranberi, anggur, jeruk bali, lemon, jeruk limo, jeruk, pir, persik, rasberi, dan strawberi
•  Kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti kacang almond, kacang mede, kacang tanah, kuaci, biji bunga matahari, kacang walnut, kacang hitam, kacang kering, dan kacang merah
•  Makanan laut, seperti abalon
•  Berbagai produk olahan susu, seperti keju, telur, susu sapi, dan yogurt
•  Gandum, seperti barley, beras coklat, oat, gandum hitam, dan gandum
Berbagai Jenis Makanan Dengan Nilai Indeks Glikemik Sedang    
Berbagai jenis makanan dengan nilai indeks glikemik yang sedang adalah:
•  Sayuran, seperti bit, jagung, daun bawang, dan ubi
•  Buah-buahan, seperti aprikot, belewa, ara, kiwi, pepaya, nanas, kismis, dan semangka
Berbagai Jenis Makanan Dengan Nilai Indeks Glikemik Tinggi    
Makanan dengan nilai indeks glikemik yang tinggi adalah kentang.
Jadi berpikir kan??, hehehe.. makan apa ini...?? yang jelas, terjaga dan keep olahraga itu harus..!!!

sumber : dari berbagai artikel

Yang Membahayakan Karbohidrat, bukan kolesterol?

berikut ini adalah broadcast yang hari ini ramai di share di beberapa grup wa saya :

+
-WA Group, "Bahaya Kolesterol Plus Karbohidrat" Mengapa ada orang yang sakit kolesterol? Dan mengapa penyakit itu akan kambuh saat makan makanan yang mengandung banyak kolesterol?

+
Jawaban saya singkat :
Karena dia makan kolesterol bersama bersama dengan karbohidrat!

+
Silahkan tanya ke mereka. Makan kambingnya pakai nasi enggak? Makan satenya pakai es teh manis apa enggak?

+
Jawabannya pasti : iya, makai nasi dan minum yang manis!

+
Jadi bukan salah kolesterol. Kolesterol baik-baik saja. Yang salah adalah karbohidrat alias gula!

+
Begini penjelasannya...

Karbohidrat dan semua turunannya adalah gula. Tahu sifat gula, khan?

+
Kalau enggak tahu sifatnya, silahkan ambil gula pasir. Lalu panaskan.

+
Apakah gula akan meleleh? Atau menjadi karamel?

Jawabannya adalah menjadi karamel!

+
Gula yang mengkaramel inilah biang masalahnya.

Karamel gula atau disebut Glycation ini mengikat macam-macam komponen dalam tubuh.

+
Apa saja yang diikat oleh karamel gula?

Salah tiganya : lemak, kolesterol, dan asam urat!

+
Lemak yang terikat oleh glycation akan menyebabkan plak. Dan plak ini akan menyumbat aliran darah sari jantung ke titik-titik lain.

+
Tersumbat dekat jantung, akan mengebabkan serangan jantung koroner.

Tersumbat ke arah otak akan membuat aliran darah ke otak pecah.

Kalau pecah yang kanan anda stroke. Kalau yang kiri anda lumpuh. Kalau yang tengah, anda mati.

Itu fakta medis dari orang-orang yang stroke!

+
Kolesterol juga terikat oleh glycation. Kolesterol yang terikat inilah yang menyebabkan orang sakit kolesterol.

Jadi masalahnya bukan kolesterolnya, tapi yang mengikat kolesterol.

+
Selama kolesterol anda liquid alias cair dan tetap beredar di darah, maka tidak masalah!

Itu kenapa saat kolesterol saya HI alias di atas 350 saya baik-baik saja.

Penyebabnya adalah : kolesterol saya tidak diikat oleh karamel gula!

+
Begitu juga dengan asam urat. Dia enggak salah.

Asam urat dibutuhkan tubuh. Semakin tunggi asam urat maka tinggi juga antioxsidannya.

Anda enggak gampang tepar kalau kena radikal bebas.

+
Tapi mengapa ada orang sakit asam urat?

Saya yakin anda sudah bisa jawab!

Yes. Karena asam uratnya terikat karamel gula!

+
Walau asam urat anda tinggi, selama dia tidak terikat, maka anda sehat.

Saya adalah saksi hidup. Asam urat saya 14,2 dan saya sehat walafiat.

Sampai petugas lab bengong enggak percaya.

+
Mas, orang asam uratnya 7 aja udah sakit semua. 10 usah ga bisa jalan.

Tapi mas ndika asam urat 14,2 kok bugar banget.

+
Jawab saya dalam hati : karena asam urat saya lancar dalam darah dan enggak terikat karamel gula!

+
Nah, silahkan tanya kepada orang yang punya asam urat.

Apakah dia konsumsinya high carbohidrat?

Jawabannya pasti : iya!

+
Nah, asam urat yang terikat karamel gula akan mengeras di sendi-sendi.

Asam uratnya mengkristal. Kristal asam urat ini disebut purin!

+
Jadi yang salah adalah yang mengikat asam urat dan kolesterol. Bukan asam urat dan kolesterolnya!

+
Ada saksi hidup dan sudah dibuktikan sendiri!

jadi mikir jadinya, kebutuhan akan karbohidrat kan tetap ada nah.. bagaimana cara menghitungnya? sebelum memulai aktivitas saya cari tahu dulu deh...!!!